Karena Ronaldo Adalah Pakar Fase Gugur Liga Champions

5mg20mgcialis.net – Hampir kebanyakan orang memandang jika Juventus telah tersisih sebelum melawan Atletico Madrid di Allianz Fase, Rabu (13/3/2019) pagi hari WIB. Sebab I Bianconeri terdaftar tidak sempat mencatatkan comeback sesudah ketinggalan dua gol di leg pertama.

Asumsi itu buyar dalam kurun 90 menit. Juventus mengubah agregat dengan kemenangan 3-0. Serta, sang protagonis penting ialah Cristiano Ronaldo dengan sumbangan trigolnya.

Kegemilangan Ronaldo bukan satu kebetulan, tetapi sudah jadi repetisi di Liga Champions. Telah delapan kali Ronaldo menorehkannya di pertandingan level paling atas Eropa itu atau sama dengan megabintang Barcelona, Lionel Messi.

Karena hat-trick ke gawang Los Rojiblancos juga, Ronaldo ikut menyatakan predikatnya menjadi ahli gol di babak gugur Liga Champions. Keseluruhan 63 gol dibukukan pemain 34 tahun itu bersama dengan Manchester United, Real Madrid, dan Juventus.

Baca Juga : Sebelum Cetak Hattrick, Ronaldo Ternyata Sudah Memprediksinya

Menyoal peran di set knockout, pemain sekaliber Messi juga tidak dapat mendekati Ronaldo. Messi cuma mengoleksi 40 gol saat melalui babak gugur bersama dengan Barcelona.

Dibawah Messi serta Ronaldo, selisihnya pun cukuplah jauh. Cuma ada Raul Gonzalez dengan 34 gol, disusul Thierry Henry, Thomas Mueller, serta Andriy Shevchenko melalui catatan semasing 21 gol.

Makin terpenting dampak dari gol-gol Ronaldo menimbang debut timnya di babak gugur. Lihat saja rekam jejak Real Madrid saat sembilan tahun sang pemain berkarier di Santiago Bernabeu.

Hanya sekali Madrid berhenti di set 16 besar, yaitu pada musim pertama Ronaldo atau 2009/10 kemarin. Ronaldo cuma mentas enam kali dari set group sampai babak gugur saat itu.

Sesudahnya, capaian terburuk Ronaldo bersama dengan Madrid ialah set semi final. Hal itu berlangsung pada musim 2010/11, 2011/12, 2012/13, dan 2014/15. Mengenai, empat musim yang lain selesai di set final yang dimenangi oleh Madrid.

Menimbang bukti itu, simpatisan Juventus bisa mengharap untuk akhiri tabu mereka di Liga Champions. Dalam empat tahun awal mulanya, Juventus sampai set final 2x serta tetap tidak berhasil keluar menjadi kampiun.

Serta, karenanya juga, pantaslah Ronaldo bertutur dengan suara arogan setelah kemenangan atas Atletico, “Itu fakta Juventus mengambil saya, untuk wujudkan malam ajaib semacam ini.”