Agen Judi Online – Juergen Klopp belum senang lihat perform Liverpool sekarang. The Reds tidak cuma harus menang, tetapi dengan score besar seperti Manchester City.

Liverpool masih jaga catatan sempurnanya di Premier League selesai menaklukkan Chelsea 2-1 di Stamford Bridge, Minggu (22/9/2019) malam WIB. Mereka memuncaki klassemen dengan 18 point, unggul lima point atas City di tempat ke-2.

Hasil positif ini pasti penting untuk Liverpool mengingat City satu hari awalnya melumat Watford 8-0. Nah, hasil City berikut yang membuat Klopp kurang senang dengan tampilan Liverpool sekarang.

Buat Klopp, Liverpool sekarang tidak cukup cukup dengan menang untuk jaga keberadaan di pemburuan titel juara. Lihat City yang demikian trengginas, Liverpool harus juga menajamkan posisi serangnya.

Baca Juga : Pemain-Pemain Barcelona Tak Lagi Percaya Valverde?

Selama ini Liverpool tidak sudah pernah menang lebih dari beda tiga gol waktu menaklukkan Burnley 3-0 serta Norwich City 4-1. Bekasnya, Liverpool menang beda dua gol atas Arsenal serta Newcastle United, lalu beda satu gol atas Southampton serta Chelsea.

Liverpool sekarang punyai beda gol +12 sesaat City punyai +18 dengan dua kemenangan besar dicapai musim ini, sesudah yang pertama dengan score 5-0 atas West Ham United.

“Mengagumkan memang tetapi kami tetap harus mempertahakannya, saya tidak demikian pikirkan itu,” tutur Klopp di Sportskeeda.

“Kami tidak harus membuat laga ini berasa lama buat kami. Kami bertanding di mana saja untuk merampas bola. Dari waktu kami cetak gol, itu yang menolong kemenangan kami tetapi itu tetap selalu jadi pekerjaan susah buat kami,” sambungnya.

“Lumrah saja bila Anda ada dalam desakan tetapi kami bertahan secara baik. Seperti itu Premier League: bila Anda tidak menyelesaikan pertandingan secepat-cepatnya karena itu semua masih terbuka sampai akhir.”

“Memang tidak gampang seperti City tempo hari – mereka tampil mengagumkan, cemerlang – kami belum dapat tampil semacam itu, jadi kami harus kerja keras untuk meraihnya. Beberapa pemain siap karena itu.”