Pengakuan Korban McGregor: Genggamannya Bikin Saya Gemetar

5mg20mgcialis.net – Korban Conor McGregor, Ahmed Abdirzak, pada akhirnya mulai bicara masalah masalah yang membelitnya. Abdirzak mengaku, waktu peristiwa, McGregor lakukan tindakan seperti orang hilang ingatan serta demikian liar.

Abdirzak adalah korban dari perusakan hp oleh McGregor. Semua berawal saat Abdirzak serta partnernya, jumpa McGregor dalam suatu hotel lokasi Miami, Florida.

Saling datang dari Britania Raya, Abdirzak bersama dengan partnernya demikian senang jumpa McGregor. Rekanan Abdirzak menyebut McGregor serta berteriak, “Kami jauh-jauh dari London kesini.”

McGregor sudah sempat mengusung tangan, serta menyongsong kedua-duanya dengan hangat. Bahkan juga, McGregor mendekati Abdirzak dan menyalaminya.

Waktu itu, Abdirzak tengah memegang iPhone 8 kepunyaannya. Tidak diduga, McGregor menepak hp Abdirzak serta merusaknya.

“Ia sudah sempat menyalami saya. Genggamannya demikian kuat, membuat saya gemetar. Saya lihat muka serta matanya abuh, tampak tengah mabuk atau ada dibawah dampak obat. Ia tampak geram,” kata Abdirzak, yang dikutip Bloody Elbow.

Baca Juga : Alasan Juventus Membeli Ronaldo Karena Usai Mengalahkan Atletico

“Saya hanya diam, berlaku pasif sebab tidak ingin bertanding. Lalu, ia mengakibatkan kerusakan hp saya. Reaksi saya, hanya gemetaran. Sesudah mengakibatkan kerusakan hp, ia hanya menari cabul serta naik ke SUV hitamnya. Saya mengejarnya serta minta ubah rugi, reaksinya hanya ketawa,” sambungnya.

Abdirzak mengakui telah hilang perasaan hormat pada McGregor. Menurut dia, julukan The Notorious begitu cocok buat pria asal Republik Irlandia itu.

“Penjahat beresiko, begitu beresiko. Ia hidup sama dengan namanya, Yang Terkejam. Ia fikir, ketentuan atau hukum sah tidak dapat menjeratnya,” tutur Abdirzak.

Karena perbuatannya, McGregor sudah sempat ditangkap polisi. Ia didakwa atas dua dakwaan, perampokan serta tindak kriminil mudah.

Akan tetapi, McGregor hanya ditahan cuma dalam tempo 36 menit. Ia bebas sesudah memberi uang agunan US$12.500 atau sama dengan Rp178 juta.