Resmi Pensiun, Marchisio Menyesal Tidak Memenangkan Liga Champions

Resmi Pensiun, Marchisio Menyesal Tidak Memenangkan Liga Champions

5mg20mgcialis.net – Mantan gelandang Juventus dan timnas Italia Claudio Marchisio mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola profesional, Kamis (3/10/2019). Marchisio mengonfirmasi gantung sepatunya di melalui media sosiasl Twitter, tak lama sebelum konferensi pers khusus di Stadion Juventus.

“Saya berjanji kepada anak yang bermimpi menjadi pemain sepak bola,” tulis pria berusia 33 tahun itu.

“Saya akan bermain sampai saya merasakan keajaiban melangkah ke lapangan. Saya tidak memenuhi janji saya lagi, itu sebabnya saya lebih suka pensiun.”

“Saya sudah memutuskan untuk pensiun. Dan itu benar untuk mengumumkannya di tempat penting yang spesial bagi saya,” jelas Marchisio yang mengaku menyesal tidak memenangkan Liga Champions dan Piala Eropa 2012.

“Keluarga saya mengajari saya untuk tidak takut akan masa depan. Saya masih tidak tahu apa yang akan saya lakukan. Saya tidak pernah mempertimbangkan situasi di Italia selain Juventus.

“Penyesalan saya adalah tidak memenangkan Liga Champions bersama Juventus dan Piala Eropa dengan tim nasional.”

Marchisio dilahirkan dan dibesarkan di Turin. Dia menandatangani kontrak untuk Juventus ketika berusia tujuh tahun. Dia membuat 389 penampilan Juventus, mencetak 37 gol, memberi 43 assist, dan hanya mendapat satu kartu merah.

Baca Juga : Solskjaer Tetap Puas Meski United Gagal Menang atas AZ Alkmaar

Pemain kelahiran 19 Januari 1986 itu memenangkan tujuh Scudetti antara 2012 dan 2018 dan mencapai dua final Liga Champions, tetapi masalah lutut menghancurkan beberapa musim terakhirnya.

Marchisio berusaha kembali dengan menandatangani kontrak di Zenit St Petersburg musim lalu tetapi hanya berhasil 15 pertandingan untuk tim liga Rusia tersebut, sebelum hengkang pada bulan Agustus.

Dia bermain 55 kali untuk timnas Italia dan mencetak lima gol, bermain di dua Piala Dunia dan bagian dari skuat yang mencapai final Piala Eropa 2012.

I’d made a promise to the kid who dreamt to become a football player. I would have played until I had felt the marvel stepping into the pitch. I wasn’t fulfilling my promise anymore, that’s why I prefer to stop. So, thank you dream, you gave me strength, success and joy! pic.twitter.com/PZ3umLN8mC